![]() |
| Pengalungan sarung sutra |
Kepala sekolah Bapak Jamaluddin S.Pd.I, M.Si sebagai pejabat lama digantikan oleh Ibu Nurlaeliyah S.Ag. Dalam sambutannya, Kepala sekolah lama, meminta maaf kepada semuanya, jika selama mengemban tugas di MIN Botteng ini dan sekitarnya terdapat kekhilafan dan kesalahan, baik sengaja atau tidak, karena manusia tak lepas dari kesalahan. Selain itu, ia juga berpesan, agar pejabat kepala sekolah yang baru dapat melanjutkan program yang selama ini kita agendakan, di antaranya program unggulan Gemar Mengaji Magrib (Gemmar) sebagai program berskala nasional dan Gemar Mengaji Pagi (Gema Pagi) program unggulan lokal. Jika terdapat kekurangan kiranya dapat maklumi dan disempurnakan demi pengembangan dan peningkatan kualitas siswa.
Selanjutnya, selaku Kepala sekolah
baru, Ibu Nurlaeliyah S.Ag, dalam sambutannya meminta semua guru, staf
dan jajaran komite di MIN Botteng, kiranya dapat bekerja sama dalam
mengembangkan madrasah ini ke depan. Karena hanya dengan kerja sama, insyaallah, pengembangan dan peningkatan mutu madrasah ini
dapat tercapai secara maksimal. Ibu mantan Kepala Madrasah Ibtidaiyah
Binanga Mamuju Kabupaten mamuju ini, juga mengatakan bahwa sebelumnya
dirinya telah pernah mengajar di MIN Botteng beberapa tahun sebelumnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kab. Mamuju, Drs. Adnan Nota, MA dalam sambutannya mengemukakan bahwa
mutasi dan pergantian pejabat lama digantikan pejabat baru sudah biasa.
Pergantian kepala sekolah dan pergeseran posisi dan jabatan adalah
sebuah cara dan strategi menggali potensi-potensi pegawai dan staf di
Kementerian Agama. Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali
Mandar ini, juga menyampaikan bahwa baik pejabat lama maupun pejabat
baru, sesungguhnya tidak ada perbedaan. Kedua-duanya adalah 'adik' saya
dalam mengemban tugas di Kementerian ini. Perbedaan keduanya hanya satu,
yaitu pejabat akan dilepas 'ganteng' dan sedang penggantinya 'cantik'.
Sambil diselingi humor dan canda sebagai penghangat suasana, juga Kepala kantor Kementerian Agama Mamuju juga
menyampaikan rasa senang dan terimakasih kepada masyarakat dan komite di
MIN Botteng yang rela dan senang hati menerima kehadiran kepala
sekolah yang baru ini. Beliau juga menyampaikan, Satker kita ini, MIN
Botteng, adalah madrasah percontohan di Kab. Mamuju, sehingga semua
kebutuhannya kita akan penuhi, termasuk diantaranya kelengkapan guru dan
staf, dalam rangka mendukung kinerja dan pelayanan madrasah ini.
Acara
ini ditutup dengan pembacaan doa oleh H. Muhammad Shaleh, selaku tokoh
masyarakat sekaligus pensiunan pegawai Kementerian Agama Kab. Mamuju
@Botteng,22/02/2013*Zulkifli Kambas.....
@Botteng,22/02/2013*Zulkifli Kambas.....




Tidak ada komentar:
Posting Komentar