
Foto pancuran air dari bambu di atas adalah sumber mata air tempat saya mandi. Pembaca dapat melihat langsung pancuran ssumber air ini dengan pemandangan sangat alami. Pengamatan singkat saya, air ini keluar dari tumpukan batu gunung. Penduduk setempat Desa Botteng utara ini, masih lebih banyak yang mengambil air minum di tempat ini sekalipun telah ada sumur bor di rumahnya, atau air galon isi ulang Rp. 5.000. Mereka yakin dengan kebersihan dan kualitas air di sumber mata air itu karena keluar dari bebatuan padat.
@Botteng, 20/10/2012*Zulkifli......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar