Dari kenabian, fondasi kami di dunia
Dari kenabian, agama kami punya
ritualnya
Dari kenabian, beratus ribu kita
satu
Bagian dari bagian tak terpisahkan
Dari kenabian, kita punya melodi
yang sama
Tujuan yang sama.
Napas yang sama
(Sir Muhammad Iqbal, Rumuz-I
Bekhudi)
Begitulah
esensi wujud kenabian yang digubah
penyair-sufi dan sufi-penyair Pakistan. Mulai
dari pondasi, ritual, melodi, persatuan, ikatan rasa umat ini dipersatukan dalam
nubuwwah/kenabian Muhammad saw. Seremonial peringatan kelahiran nabi saw yang
telah membudaya ini, mesti lebih mengedepankan esensi dan tujuan seperti tertulis
dalam puisi Muhammad Iqbal. Betapa agung kehadiran Muhammad SAW, namun bagi kita umatnya, keagungan itu tidak sertamerta mudah diperoleh, kecuali jika mampu mengikhlaskan diri mengikuti jejak nabi SAW.




Tahun ini, tepatnya tanggal 15 Februari 2012 bersamaan
dengan tanggal 22 Rabiul awal 1433 H di halaman utama, MIN Botteng menggelar peringatan Maulid nabi saw. Kemeriahan acara
kali ini benar sangat tampak. Dengan latar spanduk berukuran 5 m x 3 m merupakan
spanduk latar yang cukup besar untul level lembaga pendidikan setingkat SD.
Kemeriahan tampak bukan pada prosesing peringatan Maulid semata dengan
mengahadirkan Bapak Kakanwil Kemenag Sulbar yang diwakili oleh Bapak H.
Muhammad Dinar Faisal, S.Ag, M.Si beserta rombongan, Kepala Kantor Kemenag Kab.
Mamuju, diwakili oleh Bapak Adhar, M.A.P (Kasi Mapenda) beserta rombongan dan
mantan Kakanwil Kemenag sulbar sekaligus sebagai ketua Forum Komunikasi Umat
Beragama (FKUB) Prov. Sulbar Bapak H. Sahabuddin Kasim, MH, dan penceramah
Muhammad Sahlan M.Si, serta mantan Kepala Sekolah, Bapak Wahyun S.Ag, M.Pd.I. Selain
itu, peminat dan penonton hiburan di Desa Botteng Utara, pada malamnya, ikut
menikmati suguhan pertunjukkan parrawana Mandar yang energik, tari Mandar dan
karaoke bersama.

Rombongan kakanwil Kemenag Sulbar dan Kepala Kantor
Kemenag Kabupaten Mamuju disambut dan diarak dengan iring-iringan parrawana
Mandar sebagai lambang penghormatan kepada to Malaqbiqta. Penyambutan tersebut dilakukan dari jarak 50 meter. Sebelum
memasuki lokasi MIN depan pintu gerbang, diadakan pengalungan sarung sutra
Mandar.
Kegiatan peringatan maulid saw, yang lumayan besar ini,
menurut ketua panitia, Zulkifli, M. Pd.I karena seluruh
rangkaian kegiatan dari pagi malam, menghadirkan paket ceramah hikmah
Maulid sekaligus tiga jenis hiburan sesudah pelaksanaan shalat isya’ , yaitu
parrawana, tari-tarian tho Mandar dan karaoke yang telah menjadi kecenderungan
muda-mudi.
Kemeriahan
acara di MIN Botteng kali ini, dibenarkan
oleh mantan kepala Dusun sekaligus ketua komite Madrasah, Bapak
Tottong. “ Wah, baru kali ini acasampai ra besar seperti ini di
adakan di MIN Botteng setelah beberapa kali pergantian kepala sekolah”
Ujar
Bapak Tottong.//Zul
Tidak ada komentar:
Posting Komentar